Arsip Tag: dampak negatif teknologi

Dampak Positif dan Negatif Teknologi Informasi dan Komunikasi

Teknologi informasi dan komunikasi (TIK) adalah teknologi yang berkaitan dengan pengolahan, penyimpanan, pengiriman dan penerimaan informasi melalui berbagai media elektronik seperti komputer, internet, telepon, televisi dan radio. TIK telah berkembang sangat pesat seiring dengan kemajuan zaman dan kebutuhan manusia. TIK memiliki banyak manfaat bagi berbagai bidang kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, transportasi, jasa bucketlistpublications.org pengiriman dan lain-lain. Namun, TIK juga memiliki dampak negatif yang perlu diwaspadai seperti kejahatan siber, ketergantungan, isolasi sosial, degradasi moral dan lain-lain. Berikut adalah ulasan lebih lengkap mengenai dampak positif dan negatif TIK bagi kehidupan manusia.

Dampak Positif TIK

– Mempercepat arus informasi. TIK memungkinkan informasi dapat disebarkan dengan cepat dan luas melalui internet. Informasi dapat diakses kapan saja dan di mana saja oleh siapa saja yang memiliki perangkat TIK. Hal ini dapat membantu manusia dalam mendapatkan pengetahuan, berita, hiburan dan lain-lain.

– Mempermudah akses terhadap informasi terbaru. TIK juga memungkinkan informasi dapat diperbarui secara real time dan akurat melalui internet. Informasi dapat disaring sesuai dengan kebutuhan dan minat pengguna. Hal ini dapat membantu manusia dalam meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, bisnis dan lain-lain.

– Media sosial. TIK juga menciptakan media sosial sebagai sarana berkomunikasi, berinteraksi, berbagi dan bersosialisasi dengan orang lain di seluruh dunia melalui internet. Media sosial dapat membantu manusia dalam memperluas jaringan, relasi, persahabatan dan kerjasama. Media sosial juga dapat menjadi wadah untuk mengekspresikan diri, mengasah kreativitas, menghibur diri dan lain-lain.

– Memiliki banyak dampak positif dalam dunia pendidikan . TIK telah mengubah proses pembelajaran konvensional menjadi lebih fleksibel, efisien dan efektif melalui e-learning. E-learning adalah proses belajar yang dilakukan secara online melalui internet. E-learning dapat dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa terbatas oleh ruang dan waktu. E-learning juga dapat menyediakan materi pelajaran, tugas, tes, diskusi dan lain-lain secara online. E-learning dapat meningkatkan motivasi, partisipasi, kolaborasi dan prestasi belajar siswa.

– Dalam bidang kesehatan. TIK juga memberikan banyak manfaat bagi bidang kesehatan seperti manajemen rekam medis menggunakan kartu pintar (smart card), pencitraan alat-alat medis seperti CT Scan atau MRI, telemedicine yang memungkinkan konsultasi medis jarak jauh melalui internet, sistem informasi kesehatan yang mengintegrasikan data pasien dari berbagai sumber dan lain-lain. TIK dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, diagnosis penyakit, pengobatan pasien dan pencegahan penyakit.

– Bidang transportasi. TIK juga memberikan banyak manfaat bagi bidang transportasi seperti teknologi pesawat terbang yang memiliki fitur pilot otomatis yang dikendalikan dengan program komputer,

sistem navigasi dan pengawasan lalu lintas udara yang menggunakan satelit, radar dan internet, sistem tiket online yang memudahkan pemesanan dan pembayaran tiket transportasi melalui internet, sistem informasi lalu lintas yang memberikan informasi mengenai kondisi jalan, cuaca, kecelakaan dan lain-lain melalui internet dan lain-lain. TIK dapat meningkatkan keamanan, kenyamanan, efisiensi dan efektivitas transportasi.

– Bidang jasa pengiriman. TIK juga memberikan banyak manfaat bagi bidang jasa pengiriman seperti sistem pelacakan paket yang dapat mengetahui posisi paket secara real time melalui internet, sistem pengiriman online yang dapat mengirim barang melalui internet tanpa perlu mengirim fisiknya seperti dokumen, foto, video dan lain-lain, sistem pembayaran online yang dapat melakukan transaksi pembayaran jasa pengiriman melalui internet dan lain-lain. TIK dapat meningkatkan kecepatan, akurasi, keamanan dan kenyamanan jasa pengiriman.

Dampak Negatif TIK

– Mendorong munculnya kejahatan jenis baru (cybercrime) . TIK juga membuka peluang bagi munculnya kejahatan siber yang merupakan kejahatan yang dilakukan dengan menggunakan perangkat TIK seperti komputer, internet, telepon dan lain-lain. Kejahatan siber dapat berupa pencurian data, pembobolan ATM atau rekening bank, penipuan online, peretasan situs web, penyebaran virus komputer, pornografi anak, terorisme siber dan lain-lain. Kejahatan siber dapat merugikan korban secara materi, moral dan psikologis.

– Menimbulkan ketergantungan. TIK juga dapat menimbulkan ketergantungan bagi penggunanya. Ketergantungan ini dapat berupa kecanduan internet, game online, media sosial dan lain-lain. Ketergantungan ini dapat mengganggu fungsi sosial, emosional, kognitif dan fisik pengguna. Ketergantungan ini juga dapat menyebabkan gangguan mental seperti depresi, ansietas, insomnia dan lain-lain.

– Menyebabkan isolasi sosial. TIK juga dapat menyebabkan isolasi sosial bagi penggunanya. Isolasi sosial ini dapat berupa kurangnya interaksi langsung dengan orang lain di dunia nyata karena lebih banyak menghabiskan waktu di dunia maya. Isolasi sosial ini dapat menurunkan keterampilan sosial, empati, toleransi dan kerjasama pengguna. Isolasi sosial ini juga dapat menyebabkan kesepian, stres dan rendahnya harga diri pengguna.

– Menyebabkan degradasi moral. TIK juga dapat menyebabkan degradasi moral bagi penggunanya. Degradasi moral ini dapat berupa penurunan nilai-nilai etika, norma dan agama karena terpengaruh oleh informasi-informasi negatif yang tersebar di internet. Degradasi moral ini juga dapat berupa peningkatan perilaku negatif seperti kekerasan, pornografi, narkoba, perjudian dan lain-lain karena terinspirasi oleh konten-konten negatif yang ada di internet.

Baca Juga : https://suarakuonline.com/institut-teknologi-kalimantan/