Jurusan Teknologi Pangan

Jurusan Teknologi Pangan, Cocok Buat yang Suka Kimia!

Pernah nggak sih kamu berdiri lama di depan kulkas minimarket padahal cuma mau beli susu? Biasanya nih karena banyaknya pilihan yang ada, kamu jadi bingung mau beli yang mana. Ada susu rasa cokelat, susu rasa stroberi, susu rasa vanila, sampai susu dengan kadar lemak yang rendah.

Nggak cuma susu aja, varian mie instan yang dijual di supermarket pun beragam. Dari rasa original, kari ayam, sambal matah, rendang, pokoknya bikin lidah kita bergoyang deh! Nah, kira-kira siapa sih yang punya ide buat bikin varian makanan dan minuman seperti tadi?

Jawabannya, lulusan Teknologi Pangan. Merekalah yang berperan untuk mengolah bahan pangan dari pasca panen, pembuatan produk, pengemasan, sampai lulus uji coba agar bisa dikonsumsi oleh kita.

Kamu tertarik masuk jurusan ini? Kita bahas mata kuliah, peluang kerja, dan kampusnya yuk!

Apa itu Jurusan Teknologi Pangan?

Jurusan Teknologi Pangan (Tekpang) adalah program studi yang mempelajari teknik pengolahan hasil pertanian dan peternakan menjadi produk yang siap dikonsumsi. Teknologi Pangan biasanya masuk ke Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, atau berdiri menjadi fakultas sendiri.

Jurusan Teknologi Pangan berbeda dengan Ilmu Gizi maupun Tata Boga ya. Jurusan Gizi lebih menekankan pada hubungan antara kesehatan manusia dengan nutrisi makanan. Sedangkan Jurusan Tata Boga menekankan pada teknik memasak dan menyajikan makanan yang lezat serta mempunyai tampilan yang menggugah selera.

Mata Kuliah Jurusan Teknologi Pangan

Di Teknologi Pangan, kamu banyak bertemu dengan mata kuliah Kimia serta Biologi. Berikut gambaran kurikulum Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor dari semester 1 sampai 8 selama 4 tahun.

Semester 1

  • Agama
  • Pendidikan Kewarganegaraan
  • Bahasa Indonesia
  • Bahasa Inggris
  • Biologi
  • Matematika
  • Kewirausahaan
  • Kimia Dasar I

Semester 2

  • Fisika
  • Computational Thinking
  • Smart Agriculture
  • Sosiologi Umum
  • Kimia Dasar II
  • Mikrobiologi Dasar
  • Kalkulus
  • Pengantar Teknologi Pangan

Seperti yang kita lihat, tahun pertama diisi dengan mata kuliah dasar. Mahasiswa diajak mengulang pelajaran yang mungkin pernah didapatkan di bangku sekolah seperti Kimia, Biologi, Fisika, serta Matematika. Sisanya, ada Pengantar Teknologi Pangan, Mikrobiologi, Kalkulus, dan lain-lain.

Semester 3

  • Kimia Pangan
  • Kimia Organik
  • Mikrobiologi Pangan
  • Praktikum Mikrobiologi Pangan
  • Rekayasa Proses Pangan I
  • Biokimia Pangan Dasar
  • Praktikum Kimia dan Biokimia Pangan
  • Mata Kuliah Pilihan

Semester 4

  • Metode Statistika
  • Rekayasa Proses Pangan II
  • Metabolisme Komponen Pangan
  • Evaluasi Sensori
  • Teknologi Fermentasi Pangan
  • Peraturan Pangan
  • Mata Kuliah Pilihan

Memasuki tahun kedua, mata kuliah yang berkaitan dengan Kimia lebih beragam. Kamu akan mempelajari reaksi kimia dalam makanan, kandungan yang terdapat pada pangan, pemanfaatan mikroba, praktikum, sampai mengenal apa itu karbohidrat, protein, dan lemak yang diserap tubuh menjadi energi.

Semester 5

  • Analisis Pangan
  • Praktikum Analisis Pangan
  • Rancangan Percobaan dan Analisis Data
  • Keamanan dan Sanitasi Pangan
  • Rekayasa Proses Pangan III
  • Teknologi Pengolahan Pangan I
  • Teknologi Pengemasan dan Penyimpanan Pangan

Semester 6

  • Bahan Tambahan Pangan
  • Teknologi Pengolahan Pangan II
  • Jaminan Mutu Pangan
  • Sistem Jaminan Halal
  • Evaluasi Biologis Komponen Pangan
  • Teknologi Pangan Fungsional
  • Penulisan Ilmiah dan Presentasi Oral
  • Inovasi Pangan

Di tahun ketiga, mahasiswa mulai fokus mempelajari keamanan pangan (food safety) dan pengembangan produk (product development). Keduanya merupakan ilmu yang tak kalah penting dengan mata kuliah sebelumnya, karena banyak pekerjaan di bidang Teknologi Pangan yang membutuhkan skill ini.

Semester 7

  • HACCP untuk Pengendalian Keamanan Pangan
  • Pengenalan Industri Pangan
  • Kuliah Kerja Nyata
  • Mata Kuliah Pilihan

Semester 8

  • Seminar
  • Tugas Akhir/Skripsi

Sampailah kita pada tahun terakhir perkuliahan. Kamu akan belajar Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), yaitu sistem manajemen pengawasan dan pengendalian keamanan  untuk mengendalikan bahaya (hazard) mulai dari bahan baku, proses produksi/pengolahan, manufakturing, penanganan, dan penggunaan bahan pangan agar aman dikonsumsi.

Layaknya jurusan lain, mahasiswa Teknologi Pangan juga mengerjakan tugas akhir atau skripsi untuk memperoleh gelar kelulusan berupa Sarjana Teknologi Pertanian (S.Tp).

Prospek Kerja dan Gaji Jurusan Teknologi Pangan

Ada banyak posisi pekerjaan lulusan Tekpang, seperti Quality Control, Quality Analyst, Research & Development, Konsultan, Supply Chain Manegement, Market Researcher, Dosen, hingga menjadi Pengusaha.

Setelah lulus, alumni jurusan Teknologi Pangan bisa bekerja di Fast Moving Consumer Goods (FMCG). FMCG adalah perusahaan yang memproduksi kebutuhan sehari-hari, termasuk makanan dan minuman. Contoh kantor FMCG di Indonesia seperti Nestle, Indofood, Ultrajaya, Mayora, Wings Food, Kapal Api, dan masih banyak lagi.

Selain bekerja di FMCG, kamu juga berkesempatan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kementerian Perindustrian, Kementerian Pertanian, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Penelitian dan Pengembangan, dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.

Nah, kalau kamu mau bekerja di startup makanan atau pertanian bisa banget kok. Biasanya mereka membutuhkan lulusan Teknologi Pangan untuk menganalisis produk apa yang disukai masyarakat.

Untuk gajinya bervariasi tergantung dari pengalaman, jabatan, perusahaan, dan UMR kota tempat kamu bekerja. Biasanya fresh graduate Teknologi Pangan memperoleh gaji sekitar 4,5-5 juta per bulan dan bisa meningkat sampai belasan juta apabila dibarengi dengan kemampuan yang kamu miliki.

Baca Juga : https://suarakuonline.com/perkembangan-teknologi-komunikasi-di-masyarakat/