Mengungkap Fakta di Balik Bahaya Piring Melamin

Kabar yang beredar seputar bahaya piring melamin memang cukup meresahkan. Pasalnya, peralatan Slot777 makan dari bahan melamin banyak digunakan karena tidak mudah pecah, awet, dan harganya murah. Namun, benarkah piring melamin berbahaya dan kurang baik bagi kesehatan?

Melamin adalah senyawa kimia berbasis nitrogen yang digunakan oleh banyak produsen untuk membuat sejumlah produk, terutama peralatan makan plastik. Selain peralatan makan, melamin juga kerap dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan papan tulis (whiteboard), lem, dan perkakas rumah tangga.

Apakah Piring Melamin Aman?

Sebenarnya, piring melamin aman digunakan, asalkan Anda tidak menggunakannya untuk menyajikan makanan panas atau yang bersuhu lebih dari 700 Celsius. Perlengkapan makan dan minum dari melamin juga sebaiknya tidak dipanaskan di dalam microwave.

Hal ini karena saat terpapar suhu panas, zat kimia dalam piring melamin dapat memuai dan terserap ke dalam makanan. Bahan kimia ini juga dapat berpindah ketika piring melamin dipakai untuk menyajikan makanan yang rasanya asam, seperti jeruk, tomat, atau makanan yang mengandung cuka.

Makin lama piring melamin terpapar suhu panas atau zat asam, makin banyak pula zat kimia melamin yang bisa terserap ke dalam makanan. Oleh karena itu, Anda perlu menghindari penggunaan piring melamin untuk menyajikan makanan asam atau panas.

Risiko Penggunaan Peralatan Makan Melamin bagi Kesehatan
Salah satu masalah kesehatan yang banyak terjadi akibat paparan melamin berlebihan adalah penyakit ginjal, seperti batu ginjal dan gagal ginjal.

Paparan melamin secara berlebihan juga dapat meningkatkan risiko terjadinya gangguan kesuburan pada wanita, hipertensi atau tekanan darah tinggi, dan kanker.

Temuan ini diperkuat dengan kasus keracunan melamin yang terjadi di Tiongkok pada 2008, meski yang ditemukan bukanlah melamin dari peralatan makan. Pada saat itu, pemerintah Tiongkok menemukan bahwa sejumlah bayi dan balita jatuh sakit karena paparan melamin yang ditambahkan secara ilegal ke dalam susu formula.

Produsen susu formula tersebut menambahkan melamin untuk meningkatkan kandungan protein dalam susu secara sintetis. Bayi dan balita yang menjadi korban, kemudian mendapat perawatan di rumah sakit karena mengalami gangguan saluran kemih.

Selain itu, temuan lain juga mengungkapkan bahwa kebanyakan kasus batu ginjal yang terjadi pada balita di Tiongkok diduga disebabkan oleh konsumsi produk susu dan makanan yang mengandung melamin.

Sebelumnya, pada tahun 2007, keracunan melamin menyebabkan kematian lebih dari 1.000 hewan peliharaan rumah tangga di Amerika Utara. Penyebabnya adalah pakan hewan yang diimpor dari Tiongkok ditemukan memiliki kadar melamin dalam jumlah tinggi.

Perlukah Berhenti Menggunakan Piring Melamin?
Meski berbahaya, tetapi Anda tidak perlu membuang semua peralatan makan berbahan melamin di rumah. Secara umum, bahaya piring melamin tidak perlu dikhawatirkan asalkan penggunaannya benar.

Untuk mencegah terjadinya masalah kesehatan akibat pemakaian piring melamin, pastikan peralatan makan melamin terbuat dari bahan berkualitas, berlabel food grade, dan kondisinya baik, seperti tidak tergores atau retak.

Namun, jika Anda masih ragu untuk menggunakan piring melamin, Anda bisa memilih untuk menggunakan piring, mangkuk, atau gelas berbahan lain yang lebih aman, misalnya dari bahan keramik atau kaca.

Manfaat Buah Pir untuk Kesehatan

Manfaat buah pir bagi kesehatan sayang untuk dilewatkan. Buah kaya nutrisi yang memiliki rasa manis dan bertekstur renyah ini dipercaya dapat menurunkan berat badan hingga mengurangi risiko terjadinya penyakit kanker.

Untuk mendapatkan manfaat buah pir, Anda dapat mengonsumsi buah ini secara langsung maupun mengolahnya menjadi jus atau smoothies. Namun, pastikan Anda mencuci buah pir di bawah air mengalir hingga benar-benar bersih sebelum mengonsumsinya.

Berikut ini adalah ragam manfaat buah pir bagi kesehatan tubuh:

  1. Melancarkan pencernaan

Mengonsumsi 2 buah pir dapat memenuhi sekitar setengah dari kebutuhan serat harian Anda. Asupan serat yang cukup dapat membantu melancarkan buang air besar (BAB) dan mencegah sembelit.

Berkat proses BAB yang lancar, kesehatan saluran cerna dan kesehatan tubuh secara keseluruhan pun dapat terjaga.

  1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Manfaat buah pir selanjutnya bisa Anda dapatkan berkat kandungan vitamin C yang terkandung di dalamnya. Vitamin C diketahui dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain vitamin C, buah pir juga mengandung vitamin K, tembaga, dan antioksidan flavonoid yang bermanfaat untuk melawan peradangan dan meningkatkan kekebalan tubuh.

  1. Membantu menjaga berat badan

Kandungan serat dan air yang tinggi Slot777 dalam buah pir dapat memberikan efek kenyang lebih lama, sehingga mampu mengurangi keinginan Anda untuk makan secara berlebih. Hal ini didukung oleh penelitian yang membuktikan manfaat buah pir untuk mencegah obesitas.

Agar upaya menjaga berat badan berjalan lebih optimal, konsumsi buah pir juga perlu diimbangi dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti berolahraga secara teratur, mengurangi konsumsi junk food dan minuman beralkohol, serta minum cukup air.

  1. Meningkatkan kesehatan kulit

Manfaat buah pir juga bisa dirasakan pada kulit. Pasalnya, buah ini mengandung vitamin C dan tembaga, yaitu nutrisi yang berperan penting dalam pembentukan kolagen. Kolagen sendiri merupakan protein yang berpengaruh terhadap elastisitas kulit.

  1. Menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2

Mencegah terjadinya diabetes tipe 2 merupakan salah satu manfaat buah pir lainnya. Ini berkat kandungan serat dalam buah pir yang dapat mencegah lonjakan gula darah serta menjaganya tetap terkontrol. Ini karena buah pir termasuk jenis buah dengan indeks glikemik yang rendah.

Selain itu, kandungan antosianin pada buah pir yang berwarna kemerahan diduga bersifat antidiabetes dan antiradang. Namun, kegunaan antosianin dalam mencegah diabetes masih perlu diteliti lebih lanjut.

Ketahui Perawatan Kulit Berminyak yang Tepat

Perawatan kulit berminyak bisa dimulai dengan memilih produk perawatan yang tepat. Selain untuk memberikan tampilan pori-pori yang tampak lebih kecil dan bebas dari kulit mengilap, hal ini juga bertujuan untuk mencegah agar tidak mudah berjerawat.

Kulit berminyak terjadi akibat produksi minyak atau sebum yang berlebihan. Kondisi ini dapat menyebabkan pori-pori tersumbat, menimbulkan jerawat, komedo, serta kulit tampak kusam dan mengilap.

Terdapat beberapa faktor penyebab kulit berminyak, di antaranya genetik, stres, ketidakseimbangan hormon, dan keringat berlebihan akibat suhu udara atau cuaca yang panas.

Untuk mengatasi kondisi ini, Anda dapat menerapkan perawatan kulit berminyak. Dengan melakukan perawatan yang tepat dan teratur, Anda akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Berbagai Perawatan Kulit Berminyak

Berikut ini adalah beberapa perawatan kulit berminyak yang bisa Anda lakukan:

  1. Menggunakan sabun cuci muka atau facial foam

Cucilah wajah 2 kali sehari, pada pagi dan malam hari, atau setelah berkeringat dengan menggunakan sabun muka yang lembut untuk perawatan kulit berminyak. Mencuci wajah dengan sabun yang berbahan kimia keras bisa memicu iritasi dan produksi minyak berlebih.

  1. Menggunakan produk perawatan khusus kulit berminyak

Gunakanlah produk perawatan wajah khusus yang bebas minyak atau oil-free. Selain itu, pilih produk perawatan wajah yang mengandung asam salisilat atau benzoil peroksida. Kandungan tersebut bisa membersihkan pori-pori yang tersumbat dan mencegah jerawat.

Anda juga bisa memilih rangkaian perawatan kulit yang mengandung bahan alami, seperti ekstrak witch hazel. Ekstrak witch hazel sering digunakan pada kulit berminyak karena dipercaya dapat mengecilkan pori-pori.

  1. Mengoleskan pelembap

Meski memiliki kulit yang berminyak, Anda tetap perlu menggunakan pelembap. Selain untuk perawatan kulit berminyak, penggunaan pelembab penting untuk mencegah munculnya tanda penuaan dini. Gunakanlah produk pelembap yang bebas minyak setiap hari. Pelembap ini biasanya berlabel non-comedogenic atau oil-free.

  1. Menggunakan kertas minyak

Kertas minyak sangat bermanfaat dalam perawatan kulit berminyak. Pasalnya, kertas minyak membantu menyerap minyak berlebih dan membuat wajah bebas kilap.

Untuk menggunakan kertas minyak, cukup tekan-tekan secara lembut, bukan menggosokkannya, ke bagian wajah yang berminyak.

  1. Memakai tabir surya

Apa pun jenis kulit Anda, pastikan Anda rutin menggunakan tabir surya dengan SPF 30 saat beraktivitas di luar ruangan pada siang hari. Hal ini sangat penting dilakukan untuk melindungi kulit dari efek sinar UVA dan UVB.

Anda juga dapat menghindari paparan sinar matahari langsung dengan menggunakan kacamata hitam atau topi.

Menilik Nutrisi dan Manfaat Jeruk Kasturi

Meski memiliki ukuran yang relatif kecil, jeruk kasturi ternyata memiliki manfaat yang besar bagi tubuh. Manfaat ini berasal dari beragam nutrisi yang terkandung di dalamnya. Mari kenali ragam nutrisi dan manfaat jeruk kasturi bagi kesehatan tubuh dalam artikel berikut ini.

Anda mungkin tidak asing dengan jeruk kasturi? Jeruk kasturi atau dikenal juga dengan nama jeruk kalamansi adalah jenis jeruk yang banyak tumbuh di Tiongkok dan Filipina. Namun, jeruk kasturi kini juga telah dibudidayakan di Indonesia.

Buah jeruk kasturi berukuran kecil dan memiliki beragam warna, yaitu hijau, kuning kehijauan, dan kuning mencolok. Buah ini memiliki aroma yang menyegarkan dan rasa yang asam. Di beberapa daerah, jeruk kasturi sering dijadikan sebagai campuran minuman dan diolah menjadi selai.

Selain berbagai nutrisi di atas, jeruk kasturi juga mengandung banyak antioksidan, seperti asam sitrat, polifenol, flavonoid, lutein, zeaxanthin, dan karoten. Mengingat nutrisinya yang cukup banyak, jeruk kasturi juga menawarkan beragam manfaat untuk kesehatan tubuh.

Beragam Manfaat Jeruk Kasturi

Berikut ini adalah beberapa manfaat dari jeruk kasturi untuk kesehatan:

  1. Memperkuat sistem imunitas tubuh

Sistem kekebalan atau imunitas tubuh berperan penting untuk membasmi berbagai kuman, virus, dan parasit yang dapat menimbulkan Slot777 penyakit. Oleh karena itu, Anda perlu selalu menjaga daya tahan tubuh. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi makanan sehat dan bernutrisi, seperti jetuk kasturi.

Kandungan vitamin C dan antioksidan yang tinggi pada jeruk kasturi diketahui dapat memperkuat daya tahan tubuh. Tak hanya itu, beberapa riset juga menunjukkan bahwa ekstrak jeruk kasturi terlihat memiliki efek antibakteri.

  1. Membersihkan saluran pernapasan

Jeruk kasturi dan lemon sudah digunakan sejak lama sebagai salah satu pengobatan tradisional untuk mengatasi batuk. Hal ini pun dibuktikan oleh beberapa riset yang menyebutkan bahwa air jeruk kasturi dapat mengencerkan dahak, sehingga lebih mudah dikeluarkan dari tenggorokan.

Selain itu, jeruk kasturi juga banyak mengandung vitamin C dan antioksidan yang diketahui baik untuk mempercepat pemulihan flu.

  1. Mengurangi kolesterol

Beberapa penelitian membuktikan bahwa jeruk kasturi dapat menurunkan kadar kolesterol. Ini dikarenakan jeruk kasturi mengandung serat dan antioksidan. Dengan terkontrolnya kadar kolesterol, risiko terkena sejumlah penyakit, seperti aterosklerosis, serangan jantung, dan stroke, juga akan berkurang.

  1. Mengontrol gula darah

Jeruk kasturi merupakan salah satu jenis buah yang mengandung indeks glikemik rendah. Dengan demikian, buah ini tidak berpotensi meningkatkan kadar gula darah secara drastis.

Tak hanya itu, kandungan nutrisi di dalam jeruk kasturi, seperti vitamin C, mineral, dan antioksidan, juga diketahui dapat mengurangi risiko resistensi insulin. Hal ini membuat gula darah lebih mudah terkontrol sehingga baik untuk mencegah diabetes.

  1. Merangsang pembentukan kolagen

Kolagen merupakan jenis protein yang jumlahnya paling banyak di dalam tubuh. Zat ini memiliki berbagai fungsi penting, di antaranya untuk memudarkan kerutan, menjaga elastisitas kulit, dan mempercepat penyembuhan luka.

Kolagen juga berfungsi sebagai bahan dasar pembentukan jaringan tubuh, seperti kulit, otot, jaringan ikat, pembuluh darah, dan tulang. Asupan kolagen bisa diperoleh melalui beberapa cara, yaitu dengan mengonsumsi suplemen kolagen atau makanan yang kaya akan kolagen, seperti daging, ikan, telur, dan kacang.

Selain itu, Anda juga bisa meningkatkan jumlah kolagen dengan cara mengonsumsi jeruk kasturi. Hal ini karena buah tersebut mengandung banyak vitamin C, yaitu vitamin yang dapat merangsang pembentukan kolagen secara alami.

Obat Bibir Kering Alami yang Perlu Anda Coba

Salah cara untuk mengatasi bibir kering adalah dengan lip balm. Namun, jangan salah, ada juga beberapa obat bibir kering alami yang bisa Anda coba. Penasaran? Simak ulasan berikut.

Bibir adalah bagian tubuh yang tidak memiliki kelenjar minyak. Oleh sebab itu, bibir tidak bisa melakukan proses pelumasan secara alami. Fakta inilah yang membuat bibir menjadi rentan mengalami kekeringan dan juga pecah-pecah.

Bibir bisa menjadi kering atau pecah-pecah bahkan terasa gatal akibat terlalu sering menjilati bibir, kurang minum, terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, cuaca yang terlalu kering, atau mengonsumsi obat tertentu.

Beragam Obat Bibir Kering Alami
Bibir kering memang tidak berbahaya. Akan tetapi, kondisi ini bisa mengganggu kenyamanan dan penampilan Anda.

Cara terbaik untuk mengatasi bibir kering adalah dengan menggunakan lip balm. Lip balm berfungsi sebagai pelindung untuk menjaga bibir Anda dari paparan sinar matahari, angin, maupun cuaca panas atau dingin. Bukan hanya itu, lip balm juga dapat menjaga kelembapan bibir dan menghindari infeksi pada bibir yang pecah-pecah.

Meski demikian, tidak semua produk lip balm cocok untuk mengatasi bibir kering. Pasalnya, ada beberapa produk lip balm yang mengandung bahan-bahan yang justru menyebabkan bibir semakin kering, seperti mentol, fenol, dan asam salisilat.

Oleh karena itu, pilihlah lip balm yang mengandung bahan-bahan yang bisa melembapkan, seperti shea butter, petroleum jelly, dan minyak biji rami.

Selain lip balm, ada juga obat bibir kering alami yang bisa Anda coba di rumah, yaitu:

  1. Vitamin E

Vitamin E mampu mengembalikan kekenyalan dan kelembapan bibir Anda. Tidak hanya itu, vitamin E juga bisa mempercepat regenerasi kulit dan mencegah iritasi pada bibir yang pecah-pecah.

Untuk memanfaatkannya sebagai pelembap bibir alami, Anda bisa mencampurkan minyak vitamin E dengan minyak lain, seperti minyak almond atau minyak kelapa, lalu mengoleskannya pada bibir.

  1. Gel lidah buaya

Lidah buaya (Aloe vera) juga bisa Anda jadikan obat bibir kering. Lidah buaya mengandung berbagai zat alami, seperti antioksidan, vitamin, dan mineral, yang bisa mengatasi bibir kering dan pecah-pecah. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, oleskan gel lidah buaya ke bibir secara rutin.

  1. Air putih

Bibir yang kering dan pecah-pecah bisa menjadi tanda Anda sedang mengalami dehidrasi. Dehidrasi bisa terjadi bila tubuh kurang asupan cairan atau kehilangan banyak cairan. Saat mengalami dehidrasi, tubuh akan menarik air dari berbagai jaringan, termasuk kulit bibir. Oleh karena itu, penuhilah kebutuhan cairan tubuh Anda dengan mengonsumsi setidaknya 8 gelas air putih setiap hari.

  1. Eksfoliasi bibir (pengelupasan kulit bibir)

Melakukan scrubbing pada bibir yang kering dan pecah-pecah dapat membuat kulit yang kering terkelupas, sehingga bibir menjadi lebih lembut. Cara ini lebih dianjurkan daripada mengelupasi kulit bibir dengan jari.

Selain menggunakan scrub bibir yang sudah jadi, Anda bisa membuat scrub bibir sendiri di rumah dengan mencampurkan madu dan gula pasir.

Cara Mengatasi Sesak Napas pada Malam Hari

Sesak napas pada malam hari sering kali terasa mengganggu. Tidak hanya mengganggu waktu dan kualitas tidur, tapi juga berdampak pada produktivitas pada pagi hari. Bagaimana cara mengatasi sesak napas pada malam hari?

Sesak napas bisa menandakan gangguan jantung, paru-paru, atau berbagai macam gangguan kesehatan lainnya. Namun, untuk memastikan penyebab sesak napas pada malam hari, pemeriksaan dokter perlu dilakukan.

Mengenal Sesak Napas pada Malam Hari
Bila sesak napas terjadi beberapa jam setelah tidur, kondisi ini dikenal dengan paroxysmal nocturnal dyspnea atau PND, yaitu gangguan pernapasan yang menyebabkan sesak napas mendadak saat tidur. Akibatnya, Anda bisa tiba-tiba terbangun dengan napas terengah-engah.

Lalu, apakah sesak napas pada malam hari ini sama dengan kondisi apnea tidur atau sleep apnea? Jawabannya tidak.

Sleep apnea adalah gangguan tidur yang menyebabkan pernapasan seseorang berhenti sementara selama beberapa kali saat tidur karena otak tidak mengirimkan sinyal yang diperlukan untuk bernapas dengan benar.

Hal ini ditandai dengan mengorok dan tetap merasa mengantuk meski setelah tidur lama. Sedangkan, sesak napas saat tidur bisa saja disebabkan oleh sleep apnea, tetapi tidak sebaliknya.

Penyebab Sesak Napas pada Malam Hari dan Cara Menanganinya

Penanganan terhadap sesak napas pada malam hari tergantung pada apa penyebabnya. Pada dasarnya tujuan dari pengobatan lebih fokus untuk pengelolaan stres dan meningkatkan kualitas tidur Anda.

Untuk meredakan sesak napas yang ringan pada malam hari, Anda bisa tidur menggunakan dua bantal atau posisi kepala lebih tinggi sebagai solusi sementara.

Jika kondisi ini disebabkan oleh gagal jantung, sejumlah perawatan medis, seperti terapi diuretik maupun obat jantung akan diberikan, bahkan pembedahan bisa dilakukan.

Jika keluhan disebabkan oleh gangguan sistem pernapasan, sejumlah pengobatan bisa meringankan sesak napas pada malam hari. Salah satunya adalah dengan mengonsumsi obat asma jangka panjang, bila memang penyebabnya adalah asma.

Jika sesak napas pada malam hari yang disebabkan oleh asam lambung bisa ditangani dengan perubahan gaya hidup dan pola makan, atau mengonsumsi obat antasida.

Mencegah Sesak Napas pada Malam Hari
Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa sesak napas pada malam hari merupakan suatu gejala dari berbagai gangguan kesehatan, mulai dari penyakit asam lambung, sampai kondisi yang lebih serius, seperti gangguan pernapasan atau gagal jantung.

Jangan ragu untuk berkonsultasi ke dokter terkait dengan sesak napas pada malam hari yang Anda alami. Pasalnya, hal ini bisa menandakan adanya gangguan kesehatan yang serius, terutama jika disertai dengan beberapa gejala, seperti bibir dan jari membiru, bengkak pada area kaki, flu, atau bunyi mengi ketika bernapas.

Pilihan Scrub Bibir dari Bahan Alami dan Cara Menggunakannya

Metode eksfoliasi dengan scrub bibir merupakan salah satu cara untuk menjaga bibir tetap sehat dan terawat. Meski sudah banyak produk scrub bibir yang dijual di supermarket, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan alami.

Istilah scrub memang banyak dipakai untuk perawatan tubuh maupun wajah. Padahal, scrub juga dapat digunakan dalam perawatan bibir. Tujuannya untuk eksfoliasi atau mengangkat sel kulit mati dan kotoran di bibir.

Penggunaan scrub bibir juga bisa melembapkan bibir dan membuat tampilan bibir lebih merona tanpa membuatnya kering atau iritasi.

Resep Scrub Bibir dari Bahan Alami
Selain membeli scrub bibir di supermarket, kamu juga bisa membuatnya sendiri di rumah dengan bahan-bahan alami yang mungkin saja sudah tersedia di rumahmu. Berikut ini adalah beberapa resep scrub bibir alami yang bisa kamu buat:

  1. Scrub madu

Madu merupakan bahan alami yang sering ditemukan dalam scrub bibir, scrub wajah, dan scrub badan. Madu juga dikenal sebagai humektan atau zat yang dapat menjaga kelembapan di kulit.

Untuk membuat scrub bibir dari madu, kamu hanya perlu mencampurkan 1 sendok teh madu, 1 sendok teh minyak almond, dan 2 sendok teh gula.

  1. Scrub minyak kelapa

Bila kamu tidak memiliki madu, menderita alergi madu, atau menerapkan gaya hidup vegan, minyak kelapa bisa menjadi alternatif untuk bahan scrub bibir. Manfaat utama minyak kelapa adalah melembapkan bibir yang kering dan meredakan iritasi.

Hanya dua bahan yang diperlukan untuk membuat scrub minyak kelapa, yaitu 1 sendok teh minyak kelapa dan 1 sendok teh gula kelapa. Aduk dan campurkan kedua bahan tersebut hingga rata.

  1. Scrub oatmeal

Oatmeal diketahui juga bermanfaat untuk menjaga kesehatan bibir bila dipakai sebagai scrub bibir. Bahan makanan satu ini mampu mengangkat minyak, kotoran, maupun sel kulit mati yang menempel di bibir.

Cara membuat scrub bibir dari oatmeal, yaitu campurkan 4 sendok makan oatmeal, 2 sendok makan gula pasir, dan 2 sendok makan minyak zaitun.

  1. Scrub kopi

Di balik rasanya yang pahit, kopi menyimpan manfaat untuk kesehatan bibir. Kopi kerap dimanfaatkan sebagai scrub bibir karena kemampuannya dalam mengelupas kulit mati sekaligus melembapkan bibir.

Tidak sulit untuk membuat scrub bibir dari kopi, kamu hanya perlu mencampurkan 1 sendok makan kopi, 1 sendok makan gula pasir, dan 1 sendok makan minyak zaitun.

Kenali Bahaya Dry Ice dan Cara Aman Penggunaannya

Sebagian orang mungkin belum mengetahui bahaya dry ice. Jenis es yang kerap digunakan untuk membekukan makanan atau menjaga bahan makanan agar tetap awet ini ternyata bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terutama jika digunakan atau disimpan dengan cara yang tidak benar.

Dry ice merupakan gas karbon dioksida (CO2) yang dipadatkan. Jenis es yang juga dikenal dengan sebutan es kering atau biang es ini memiliki suhu yang sangat https://servethiswiththat.com/ dingin, yaitu sekitar -78°C. Jika es biasa yang terbuat dari air dapat mencair di suhu ruangan, dry ice akan berubah bentuk menjadi gas.

Karena sangat dingin, dry ice sering kali dimanfaatkan untuk membekukan makanan. Tak hanya itu, dry ice juga banyak dimanfaatkan dalam seni pertunjukkan untuk memberikan efek kabut dan asap.

Meski memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan sehari-hari, dry ice juga menyimpan beberapa risiko. Apa sajakah itu?

Bahaya Dry Ice yang Perlu Diwaspadai
Ada beberapa bahaya dry ice yang penting untuk diketahui, terutama bagi Anda yang sering menggunakannya. Bahaya yang dimaksud meliputi:

Frostbite
Dry ice memiliki suhu yang sangat dingin. Jika terlalu lama dipegang dengan tangan kosong, dry ice dapat menyebabkan radang dingin atau frostbite. Hal ini terjadi akibat terganggunya aliran darah pada jaringan tubuh akibat suhu dingin yang ekstrem.

Frostbite dapat menyebabkan kulit terasa sangat dingin dan perih, lalu tampak kemerahan atau keunguan dan muncul lepuhan. Seiring waktu, bagian tubuh yang terkena frostbite akan menjadi kehitaman dan mati rasa. Ini artinya jaringan tubuh tersebut sudah mati akibat kekurangan aliran darah.

Ketika mengalami gejala awal frostbite, Anda perlu segera mencari suhu hangat guna melancarkan kembali aliran darah. Namun, jika sudah menimbulkan kerusakan jaringan, frostbite perlu segera ditangani oleh dokter.

Asfiksia
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dry ice dapat berubah bentuk menjadi gas karbon dioksida. Apabila seseorang terlalu banyak menghirup gas ini, terutama di dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi, ia dapat mengalami asfiksia dan kekurangan oksigen.

Kondisi tersebut dapat menimbulkan gejala sakit kepala, pusing, sesak napas, pingsan, dan kejang. Orang yang terkena asfiksia juga akan tampak lemas, pucat, serta kebiruan di bibir dan kukunya (sianosis). Jika tidak segera ditangani oleh dokter, asfiksia bisa menyebabkan komplikasi yang fatal.

Cedera akibat ledakan
Dry ice yang disimpan dalam wadah tertutup dan dalam suhu ruangan bisa membuat gas karbon dioksida terperangkap, sehingga meningkatkan tekanan udara di dalam wadah tersebut.

Hal ini bisa membuat wadah meledak dan pecah. Potongan dry ice dan wadah yang hancur dapat terpental dan melukai orang-orang di sekitarnya.

Inilah Perbedaan Sirloin dan Tenderloin

Sebagian orang mungkin belum mengetahui perbedaan sirloin dan tenderloin. Padahal, keduanya merupakan bagian dari daging sapi dan sering diolah menjadi berbagai jenis makanan. Yuk, ketahui perbedaan antara sirloin dan tenderloin.

Sirloin dan tenderloin merupakan dua jenis potongan daging sapi yang kerap digunakan sebagai olahan steak atau daging panggang.

Meski sama-sama berasal dari bagian punggung sapi, kedua jenis potongan daging sapi ini memiliki beberapa perbedaan dari segi rasa, tekstur, hingga kandungan kolesterol dan protein di dalamnya.

Beberapa Perbedaan Sirloin dan Tenderloin
Anda dapat membedakan daging sirloin dan tenderloin berdasarkan beberapa ciri-ciri berikut ini:

Perbedaan berdasarkan tekstur daging
Baik daging sirloin maupun tenderloin memiliki tekstur daging paling lembut di antara bagian daging sapi lainnya. Namun, daging sirloin memiliki tekstur yang lebih kenyal atau alot, sedangkan tenderloin umumnya lebih empuk. Potongan daging tenderloin juga lebih tebal dibandingkan daging sirloin.

Perbedaan berdasarkan kandungan protein dan lemaknya
Sirloin dan tenderloin merupakan jenis potongan daging sapi yang memiliki lemak paling rendah di antara jenis potongan daging sapi lainnya. Namun, kandungan lemak dan protein pada kedua jenis potongan daging ini sedikit berbeda.

Di dalam 100 gram daging sirloin, terkandung sekitar 12–14 gram lemak dan 90 miligram kolesterol. Sementara itu, 100 gram tenderloin mengandung lemak sebesar 18–20 gram dan sekitar 70 miligram kolesterol.

Dari segi kandungan proteinnya, sirloin memang lebih unggul. Di dalam 100 gram daging sirloin, terdapat sekitar 29 gram protein. Sedangkan, daging tenderloin hanya mengandung 18 gram protein per 100 gramnya.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa kandungan lemak pada daging sirloin maupun tenderloin bisa berbeda, tergantung jenis sapinya. Umumnya, daging sapi impor seperti daging sapi Angus, Kobe, dan wagyu, mengandung lebih banyak lemak daripada daging sapi lokal.

Perbedaan berdasarkan durasi memasak
Tekstur daging sirloin yang lebih keras atau kenyal memerlukan waktu pengolahan daging lebih lama, yaitu sekitar 6–10 menit untuk setiap sisi daging, agar menghasilkan daging yang gurih dan empuk.

Berbeda dengan pengolahan daging sirloin, durasi memasak tenderloin sebaiknya tidak terlalu lama karena tekstur dagingnya yang lebih lembut. Jika tenderloin dimasak terlalu lama, struktur daging yang dihasilkan akan menjadi keras.

Memilih Sirloin atau Tenderloin
Daging sapi merupakan makanan yang mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh, seperti protein, vitamin B, zinc, selenium, dan zat besi.

Namun, Anda tidak disarankan untuk mengonsumsi daging sapi secara berlebihan karena dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit, seperti penyakit kardiovaskular hingga kanker usus besar.

Saat memilih daging sapi, baik potongan sirloin maupun tenderloin, Anda sebaiknya memilih jenis potongan daging yang sudah dibuang lemaknya. Potongan daging tersebut biasanya berlabel extra lean cut.

Berbeda dengan potongan sirloin atau tenderloin biasa, potongan daging extra lean cut mengandung lemak yang lebih sedikit, yaitu hanya sekitar 5–10 gram lemak per 100 gram daging.

Selain itu, potongan daging tersebut juga mengandung kolesterol lebih sedikit, sehingga lebih aman dikonsumsi untuk oleh orang yang memiliki kolesterol tinggi.

Agar tetap aman dikonsumsi, Anda disarankan membatasi konsumsi daging sapi sebanyak 2–3 porsi per minggu dengan jumlah maksimal 70–80 gram setiap porsinya. Jangan lupa juga untuk mengolah daging sapi sirloin atau tenderloin hingga matang.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar manfaat dan perbedaan sirloin dan tenderloin, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Anda juga bisa bertanya kepada dokter mengenai jumlah porsi daging sapi yang aman dikonsumsi sesuai kondisi kesehatan Anda.

Cara Mengecilkan Perut Buncit di Sini

Mempunyai perut buncit tentu saja sangat mengganggu. Selain dapat menurunkan rasa percaya diri, perut buncit juga menyulitkan Anda dalam beraktivitas dan meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit.

Di dalam tubuh manusia terdapat dua jenis lemak, yaitu lemak subkutan (berada di bawah kulit) dan lemak viseral (dalam rongga perut). Kemunculan perut buncit biasanya disebabkan oleh menumpuknya lemak viseral di dalam dan sekitar rongga perut.

Penumpukan lemak ini sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh, sebab dapat membuat organ-organ di sekitar perut menjadi tertutup. Hal ini mengakibatkan seseorang lebih berisiko terkena penyakit jantung, kanker, diabetes, alzheimer, dan sindrom metabolik.

Cara Mengecilkan Perut Buncit
Untuk meminimalkan berbagai risiko gangguan kesehatan, berikut adalah cara mengecilkan perut buncit yang bisa Anda coba di rumah:

  1. Kurangi makanan yang mengandung lemak dan gula

Keberadaan lemak perut sering dikaitkan dengan konsumsi lemak jenuh dan gula yang berlebihan. Lemak jenuh sendiri biasa ditemukan pada daging sapi, mentega, dan produk susu.

Untuk mencegah terbentuknya timbunan lemak di perut, sebaiknya utamakan konsumsi lemak tak jenuh yang bisa didapatkan dari ikan dan kacangan-kacangan. Batasi juga asupan kalori secara umum, karena kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi kalori dapat membuat perut buncit.

  1. Cukupi asupan serat

Salah satu cara mengecilkan perut buncit yang banyak direkomendasikan adalah mencukupi asupan serat. Sebuah studi menunjukkan, serat dapat memperlambat penyerapan makanan, sehingga Anda dapat merasa kenyang lebih lama.

Penelitian lain juga mengungkap bahwa pola makan tinggi serat dan karbohidrat kompleks yang disertai dengan pembatasan asupan lemak, efektif dalam membantu mengurangi berat badan.

Untuk mendapatkan asupan serat yang cukup, Anda bisa mengonsumsi kacang-kacangan, flaxseed, alpukat, brokoli, ubi jalar, wortel, jambu, pir, dan apel.

  1. Lakukan olahraga kardio

Selain mencukupi kebutuhan serat, Anda juga disarankan untuk rutin melakukan olahraga kardio. Jika dilakukan secara rutin, olahraga kardio dapat menjadi cara mengecilkan perut buncit pada wanita maupun pria yang sangat efektif, karena dapat membantu membakar lemak di daerah perut.

Disarankan untuk melakukannya selama 300 menit dalam seminggu. Padukan juga dengan jenis olahraga lain, seperti latihan dengan beban, guna mempercepat pembakaran lemak perut.

  1. Istirahat yang cukup

Menurut penelitian, waktu dan kualitas tidur turut berpengaruh pada meningkatnya jumlah jaringan lemak di perut. Dari penelitian tersebut terlihat bahwa orang yang kurang tidur atau justru tidur terlalu lama memiliki kecenderungan untuk mengalami peningkatan lemak dan berat badan.

Maka dari itu, cukupi kebutuhan tidur selama 7 jam per hari dan usahakan untuk konsisten menjaga waktu tidur Anda. Hal tersebut tentu dapat membantu mengurangi penumpukan lemak di tubuh, terutama di daerah perut yang buncit.

  1. Meredakan stres

Stres juga sering dikaitkan sebagai salah satu penyebab menumpuknya lemak di perut. Saat Anda stres, kelenjar adrenal akan melepaskan hormon stres (kortisol) secara berlebihan.

Pelepasan hormon ini dapat meningkatkan nafsu makan dan membuat tubuh menyimpan lemak di sekitar perut. Untuk meredakan stres, Anda disarankan melakukan meditasi dan yoga secara rutin.

Perlu diingat, selain beberapa cara di atas, cara mengecilkan perut buncit yang juga efektif adalah dengan memperbaiki pola hidup, terutama dengan mengurangi konsumsi makanan dan minuman manis, mengurangi konsumsi karbohidrat, dan memperbanyak konsumsi protein, menghindari rokok, serta minuman beralkohol.

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock yang Perlu Diketahui

Tidak sedikit orang yang belum mengetahui perbedaan sunscreen dan sunblock. Meski namanya terdengar mirip, keduanya memiliki kandungan dan cara penggunaan yang berbeda. Untuk mengetahui lebih jauh perbedaan antara sunscreen dan sunblock, mari simak ulasannya berikut ini.

Setiap jenis kulit perlu mendapatkan perlindungan dari sinar matahari atau sinar ultraviolet (UV). Pasalnya, paparan sinar UV dalam jangka panjang dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti kulit terbakar matahari, penuaan dini, bahkan kanker kulit.

Perlindungan terhadap sinar matahari bisa diperoleh dengan menggunakan krim tabir surya, baik sunscreen maupun sunblock. Meski keduanya mampu melindungi kulit, suncreen dan sunblock juga memiliki berbagai perbedaan.

Perbedaan Sunscreen dan Sunblock
Perbedaan sunscreen dan sunblock dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini:

  1. Kandungan

Perbedaan sunscreen dan sunblock yang pertama dapat dilihat dari kandungannya. Kandungan di dalam sunscreen umumnya berupa avobenzone, oxybenxone, dan para-amnobenzoic acid atau PABA. Sementara itu, sunblock umumnya mengandung zinc oxide atau titanium oxide.

  1. Cara kerja

Sunscreen menggunakan berbagai bahan aktif yang bekerja dengan cara menyerap sinar UV dan mengeluarkannya dari kulit sebagai energi panas sebelum sinar ini menembus kulit lebih dalam. Sementara itu, sunblock bekerja seperti perisai yang menghalangi, kemudian memantulkan sinar UV.

  1. Cara pemakaian

Perbedaan sunscreen dan sunblock lainnya adalah dari cara penggunaannya. Anda tidak bisa mendapatkan manfaat maksimal dari kedua produk ini apabila salah menggunakannya.

Sunscreen sebaiknya digunakan dengan cara digosok-gosok agar bahan aktifnya dapat menyerap ke dalam kulit dan menahan paparan sinar UV.

Sementara itu, sunblock cukup digunakan dengan cara dioleskan pada kulit untuk menghalangi paparan sinar matahari tanpa perlu digosok. Oleskan sunblock secara merata di seluruh bagian tubuh yang mudah terpapar sinar matahari.

Setelah dioleskan, sunblock akan langsung bekerja menahan sinar matahari. Berbeda dengan sunscreen yang umumnya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk menyerap ke dalam kulit sebelum melindungi kulit dari sinar matahari.

  1. Hasil akhir

Perbedaan sunscreen dan sunblock juga terlihat dari hasil akhir pemakaian. Sunscreen biasanya tidak meninggalkan bekas apa pun setelah dioleskan dan warnanya transparan mengikuti warna asli kulit.

Berbeda dengan sunscreen, penggunaan sunblock cenderung meninggalkan whitecast atau bekas putih pada kulit.

Sebenarnya, tidak ada yang lebih baik antara sunscreen dan sunblock, Anda hanya perlu mengetahui mana yang cocok dan sesuai dengan kondisi kulit Anda. Misalnya, apabila Anda hendak pergi ke pantai di siang hari dengan paparan sinar UV yang cukup tinggi, gunakanlah sunblock.

Selain itu, pemilihan krim tabir surya juga harus memperhatikan kondisi kulit tertentu. Pasalnya, sunblock lebih cocok digunakan oleh pemilik kulit sensitif, sebab kandungan zinc oxide dan titanium oxide dalam sunblock dianggap lebih aman untuk kulit yang sensitif.

Penderita rosacea juga sebaiknya menghindari produk tabir surya yang mengandung parfum atau wewangian, karena dapat mengiritasi kulit atau memicu alergi.

Selain menggunakan krim tabir surya, gunakan juga topi dan kacamata hitam untuk mengurangi paparan sinar UV. Sebaiknya gunakan produk sunscreen atau sunblock dengan SPF 30 atau lebih. Aplikasikan kembali krim tabir surya setiap 2 jam atau setiap 40–80 menit setelah berkeringat.

Ketahui Cara Reapply Sunscreen yang Tepat

Kamu pasti sudah tahu kan kalau sunscreen wajib digunakan setiap hari sebelum beraktivitas? Langkah ini penting dilakukan agar kulit terlindungi dari bahaya sinar matahari. Namun, agar manfaatnya maksimal, jangan lupa untuk reapply sunscreen, ya.

Ada banyak jenis sunscreen di pasaran yang bisa dipilih sesuai dengan jenis kulit. Namun, terlepas dari jenisnya, sunscreen sebaiknya di-reapply setiap 2 jam sekali serta setelah berenang dan berkeringat.

Dengan rutin menggunakan sunscreen dan me-reapply, kulit bisa terlindungi lebih maksimal dari efek buruk paparan sinar matahari, seperti sunburn, penuaan dini, serta kanker kulit.

Cara Reapply Sunscreen yang Tepat
Mungkin masih banyak orang yang bingung dan ragu untuk reapply sunscreen. Soalnya, kondisi wajah saat harus reapply sunscreen sering kali sedang tidak bersih, misalnya belum mencuci muka setelah berkeringat atau sedang memakai makeup.

Nah, supaya tidak bingung lagi, kamu bisa ikuti cara reapply sunscreen yang tepat di bawah ini:

  1. Pasang alarm untuk reapply sunscreen

Sunscreen yang kamu gunakan di pagi hari bisa luntur dengan mudah saat kamu beraktivitas, terutama jika kamu melakukan aktivitas yang mudah berkeringat, seperti bekerja atau berolahraga di luar ruangan. Inilah alasannya mengapa reapply sunscreen sama pentingnya dengan penggunaan pertamanya.

Jadi, jangan sampai kamu lupa untuk reapply sunscreen, ya. Biar kamu ingat, kamu bisa pasang alarm atau pengingat setiap 2 jam.

  1. Cuci tangan sebelum reapply sunscreen

Kalau selama ini kamu ragu untuk mengulang penggunaan sunscreen karena belum mencuci muka, mulai sekarang tidak perlu khawatir lagi. Reapply sunscreen meski belum mencuci muka itu boleh-boleh saja, kok.

Meski begitu, kamu harus mencuci tangan hingga bersih sebelum menyentuh wajah untuk reapply sunscreen. Mencuci tangan penting dilakukan untuk menghindari risiko perpindahan kuman di tangan ke wajah.

  1. Keringkan kulit yang basah

Kalau kondisi kulitmu sedang basah, baik karena berkeringat atau berenang, kamu perlu mengeringkan kulit terlebih dahulu sebelum reapply sunscreen. Kamu bisa keringkan kulit dengan tisu atau handuk bersih.

Hal ini penting dilakukan karena memakai sunscreen saat kulit masih basah dapat mengurangi efektivitasnya dalam melindungi kulit.

  1. Gunakan jenis sunscreen yang tepat

Untuk reapply sunscreen, kamu lebih disarankan menggunakan produk yang praktis, misalnya sunscreen yang berbentuk bubuk seperti bedak tabur. Sunscreen tabur biasanya sudah dilengkapi dengan kuas atau spons sebagai aplikatornya.

Dengan sunscreen tabur, kamu bisa langsung reapply sunscreen di atas makeup dengan mudah. Sunscreen jenis ini biasanya juga bisa membantu mengendalikan produksi minyak berlebih di siang hari, lho.

Selain sunscreen tabur, sunscreen jenis spray atau semprot juga cocok digunakan untuk penggunaan ulang. Sunscreen semprot lebih cepat meresap ke kulit tanpa merusak riasan di wajah.

Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu menyemprotkan sunscreen spray ke seluruh area wajah, belakang telinga, dan leher. Kemudian, biarkan sunscreen mengering dan meresap ke kulit.

Kenalan dengan Metode Lamaze untuk Persiapan Persalinan

Tak bisa dipungkiri, menuju hari persalinan, perasaan khawatir, cemas, atau bahkan takut memang sering menghantui. Sebenarnya, normal kok kalau Bumil merasakan hal tersebut. Namun, supaya Bumil lebih siap dalam menghadapi persalinan, coba yuk kenalan dengan metode Lamaze.

Metode Lamaze dipopulerkan oleh seorang dokter kandungan pada tahun 1951. Metode ini dirancang untuk meningkatkan kesiapan ibu hamil menuju persalinan, baik secara fisik maupun emosional, agar bisa menghadapi berbagai rintangan saat melahirkan dengan lebih baik.

Hal-Hal yang Dipelajari dalam Metode Lamaze
Dalam metode Lamaze, ibu hamil akan dibantu untuk memahami semua yang terjadi selama situs judi bola masa akhir kehamilan dan proses persalinan, misalnya mengenai tahapan persalinan, cara bayi bergerak menuju jalan lahir, cara membantu bayi bergerak menuju jalan lahir, dan cara mengejan yang tepat.

Kemudian, Bumil juga akan diajarkan untuk menghadapi rasa tidak nyaman atau bahkan rasa nyeri yang hadir sebelum dan saat melahirkan. Ini dilakukan dengan cara mempelajari teknik pernapasan, teknik relaksasi, teknik memijat, dan latihan fisik untuk ibu hamil.

Hal-hal tersebut dilakukan dengan tujuan menumbuhkan rasa percaya diri Bumil untuk menghadapi proses melahirkan dan membantu mengubah berbagai perspektif negatif tentang persalinan.

Tidak hanya itu, metode Lamaze juga akan memberi pemahaman kepada para ibu hamil tentang intervensi medis dan penggunaan obat-obatan saat proses persalinan.

Jadi, kalau saat melahirkan nantinya terdapat tindakan medis yang perlu dilakukan atau obat-obatan yang perlu diberikan, Bumil diharapkan dapat mengerti dengan baik tujuannya serta bisa membuat keputusan yang tepat terkait hal tersebut.

Saat menghadiri kelas Lamaze, Bumil juga boleh mengajak suami atau keluarga yang akan mendampingi Bumil saat persalinan nantinya. Dengan begitu, mereka bisa paham mengenai proses persalinan dan tugas-tugasnya sebagai pendamping Bumil.

Ini Cara Menyelamatkan Diri dari Kerumunan Kacau

Setiap kerumunan berisiko berubah menjadi pusat kekacauan. Akibat dari kekacauan ini tidak main-main, mulai dari tubuh terluka hingga hilang kesadaran. Guna mencegah dampak tersebut, penting bagi kita semua untuk pelajari cara menyelamatkan diri dari kerumunan yang kacau.

Konser musik, pertandingan olahraga di stadion, serta perayaan budaya dan keagamaan merupakan sebagian contoh situasi ramai, yang jika tidak dikendalikan dengan baik bisa berubah menjadi kerumunan kacau atau stampede.

Risiko terjadinya kerumunan situs judi bola kacau akan meningkat kalau kapasitas tempat tidak sesuai dengan pengunjung, buruknya pengelolaan acara dari pihak penyelenggara, atau ketidaktahuan massa untuk bersikap di tengah kerumunan.

Cara Menyelamatkan Diri dari Kerumunan Kacau
Saat kerumunan menjadi kacau, orang-orang biasanya akan panik dan mulai berdesak-desakan untuk mencari tempat berlindung. Dalam kondisi ini, jika massa tidak memahami cara bersikap yang tepat, akan banyak korban luka-luka akibat terinjak orang lain atau terbentur benda di sekitar.

Bahkan, orang-orang di kerumunan yang kacau juga bisa mengalami sesak napas atau hilang kesadaran karena kekurangan oksigen.

Nah, supaya kamu bisa terhindar dari bahayanya, berikut ini adalah beberapa cara menyelamatkan diri dari kerumunan kacau yang bisa kamu lakukan:

  1. Letakkan kedua tangan di depan dada

Saat berada di kerumunan, kamu harus membiasakan diri untuk meletakkan kedua tangan di depan dada, ya. Hal ini dilakukan agar ketika situasi menjadi kacau dan tidak terkendali, bagian dadamu tetap terlindungi dan tidak terhimpit, sehingga kamu masih bisa bernapas dengan baik.

  1. Tetap tenang dan sabar saat mengikuti arus kerumunan

Memang sih situasi yang kacau bisa bikin kita panik dan takut. Namun, kepanikan justru akan menghalangimu berpikir jernih dan bisa membuat arus kerumunan tidak seirama.

Jadi, usahakan untuk tetap tenang, ya. Kamu bisa tarik napas dalam-dalam dan hembuskan dari mulut selama beberapa kali. Selain itu, berjalanlah dengan sabar dan perlahan mengikuti arus kerumunan. Jangan saling mendorong atau berhenti mendadak karena bisa membuat kerumunan semakin kacau.

  1. Jauhi tembok pembatas dan hindari asap

Jika kamu berada di kerumunan yang memiliki pembatas, seperti tembok atau pagar, sebisa mungkin jauhi area ini. Hindari pula area yang terlihat ada asap atau tembakan gas air mata.

Alasannya, paparan asap dan gas air mata bisa membuat mata menjadi merah dan perih, penglihatan kabur, serta sesak napas, yang nantinya dapat menyulitkanmu untuk menyelamatkan diri.

  1. Perlahan bergerak ke sisi yang lebih lengang

Saat kamu berada di tengah stampede, bergeraklah menuju area yang lebih lengang. Namun, pastikan kamu mengikuti arus dan jangan membuat kegaduhan agar orang lain yang ada di sekitarmu juga tetap tenang serta tidak panik.

Nah, itulah cara yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan diri dari stampede. Sebelum berada di keramaian, jangan mengonsumsi minuman beralkohol dan NAPZA. Soalnya, berada di bawah pengaruh kedua hal tersebut mungkin saja dapat memperkeruh situasi yang sudah kacau.

Selain itu, gunakanlah pakaian yang nyaman serta hindari jenis pakaian yang sangat panjang dan berisiko terinjak. Jangan lupa juga untuk selalu membawa tanda pengenal dan alat komunikasi.

Tidak ada yang bisa memastikan kapan kerumuman akan menjadi kacau. Oleh karena itu, membekali diri dengan pengetahuan yang cukup tentang cara menyelamatkan diri dari stampede adalah hal yang penting untuk kamu lakukan.

Penyakit Kuku Bisa Menjadi Tanda Penyakit Serius

Meski terlihat ringan, penyakit kuku sebaiknya tidak dianggap sepele. Hal ini karena beberapa penyakit kuku bisa menjadi tanda adanya penyakit serius. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kondisi kuku dan mengenali beragam penyakit yang dapat menyerang kuku Anda.

Seiring pertambahan usia, kuku akan menjadi lebih tebal atau justru lebih rapuh dan mengalami perubahan warna. Perubahan ini umumnya tidak berbahaya dan dapat ditangani dengan perawatan sederhana di rumah.

Namun, jika perubahan https://www.andinismoperustore.com/ yang dialami mengarah pada penyakit kuku, kondisi tersebut tentunya tidak bisa dibiarkan dan harus mendapat penanganan medis. Dalam kasus yang lebih parah, penyakit kuku dapat mengindikasikan adanya gangguan kesehatan yang serius.

Penyakit Kuku yang Umum Terjadi
Penyakit kuku yang paling umum terjadi adalah cantengan dan infeksi jamur. Jika dibiarkan, kedua penyakit kuku ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan bahkan nyeri berkepanjangan. Berikut adalah penjelasan dari kedua penyakit tersebut:

Cantengan (ingrown toenails)
Cantengan umumnya ditandai dengan kuku kaki tumbuh ke dalam dan berubah menjadi daging lembut. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa nyeri, bengkak, dan kemerahan di sekitar jempol kaki. Bagian kuku kaki yang paling sering terkena cantengan adalah jempol.

Cantengan bisa terjadi pada siapa saja dan gologan usia mana pun, termasuk bayi dan anak-anak.

Salah satu cara menangani cantengan di rumah adalah dengan merendam kaki di dalam air hangat yang dicampur cuka atau garam Epsom (garam Inggris) selama 15–20 menit sebanyak 3-4 kali sehari. Selanjutnya, tutup dengan plester dan antiseptik pada area yang terkena infeksi.

Namun, jika perawatan ini tidak membuahkan hasil, hindari memotong ujung kuku Anda sendiri. Segera periksakan diri ke dokter apabila cantengan semakin parah, terutama bagi penderita diabetes. Dokter akan memotong bagian kuku yang masuk ke dalam dan meresepkan obat oles atau obat minum untuk menangani infeksi.

Jika penggunaan obat-obatan tidak efektif untuk mengatasi cantengan yang dialami, dokter akan menerapkan prosedur pemotongan tepi kuku beserta sebagian daging kuku agar cantengan tidak terjadi lagi.

Infeksi jamur kuku (onikomikosis)
Penyakit kuku ini ditandai dengan perubahan warna kuku kaki menjadi kusam. Kondisi ini disebabkan adanya infeksi jamur di bawah kuku, sehingga kuku kaki berubah warna dan retak atau berubah bentuk. Jika dibiarkan, infeksi dapat menjalar ke kulit hingga keseluruhan jari.

Banyak penderita infeksi jamur kuku yang membiarkannya tanpa diobati, karena awalnya tidak menimbulkan rasa sakit. Walau umumnya tidak menimbulkan nyeri, infeksi ini dapat menyebabkan kuku menebal sehingga sulit dipotong dan membuat kaki terasa sakit saat mengenakan sepatu.

Risiko infeksi jamur kuku ini semakin tinggi jika Anda menderita penyakit tertentu, seperti diabetes, gangguan kekebalan tubuh, dan penyakit pembuluh darah.

Penyakit Kuku sebagai Gejala Penyakit Serius
Berikut ini adalah beberapa penyakit kuku yang dapat menjadi gejala dari suatu penyakit serius:

  1. Sindrom kuku kuning

Kondisi ini menyebabkan kuku menjadi lebih tebal dan tumbuh lebih lama dari biasanya. Pada beberapa kasus, bisa jadi kuku kekurangan kutikula dan bahkan lepas dari jari.

Sindrom kuku kuning dapat disebabkan oleh pembengkakan saluran getah bening, rheumatoid arthritis, gangguan pernapasan seperti sinusitis dan bronkitis kronis, serta penumpukan cairan di paru-paru atau efusi pleura.

  1. Jari tabuh (clubbing fingers)

Kondisi ini ditandai dengan kuku yang mengeras dan membulat di sekitar ujung jari, sehingga menyerupai tabuh. Penyakit ini umumnya dapat terjadi akibat rendahnya kadar oksigen dalam darah untuk jangka waktu lama, peradangan usus, serta gangguan pada jantung, hati, dan paru-paru.

  1. Garis Mees

Kondisi ini ditandai dengan adanya garis putih yang melintang pada kuku dan bisa menjadi tanda seseorang mengalami keracunan arsenik. Untuk memastikannya, dokter akan pemeriksaan fisik maupun tes darah.

  1. Koilonikia
    Koilonikia adalah kondisi saat kuku melengkung keluar, sehingga membentuk seperti sendok. Penyakit kuku ini juga bisa menjadi gejala beberapa penyakit lain, seperti gangguan jantung, lupus, anemia defisiensi besi, dan hipotiroidisme.
  2. Leukonikia

Leukonikia ditandai dengan adanya garis atau titik putih tak beraturan pada kuku. Kondisi ini umumnya tidak berbahaya dan sering kali disebabkan oleh benturan pada kuku.

Namun, leukonikia terkadang dikaitkan dengan buruknya kondisi kesehatan atau kekurangan nutrisi yang disebabkan oleh penyakit menular, gangguan metabolik, atau konsumsi obat-obatan tertentu.

  1. Kuku berlekuk (pitting nails)

Kuku berlekuk ini umumnya ditemui pada penderita psoriasis. Psoriasis adalah penyakit yang menyebabkan kulit menjadi kering, kemerahan, dan iritasi.

  1. Kuku Terry

Penyakit kuku ini terjadi ketika ujung kuku berubah menjadi gelap. Selain karena penuaan, kuku Terry juga disebabkan oleh penyakit tertentu, seperti penyakit liver, diabetes, dan gagal jantung kongestif.

Mengalami salah satu penyakit kuku di atas, bukan berarti Anda pasti sedang menderita penyakit serius. Meski demikian, ada baiknya Anda memeriksakan diri ke dokter jika terdapat perubahan warna, bentuk, atau ketebalan kuku.

Mengenali Tanda-Tanda Pria Tidak Setia

Ladies, tanda-tanda pria tidak setia bisa dikenali, lho. Dengan mengetahui hal ini, kamu bisa menyadarinya sedini mungkin dan segera mengambil sikap untuk menentukan nasib hubungan kalian berdua ke depannya.

Kesetiaan merupakan salah satu pondasi dalam menciptakan hubungan yang sehat. Namun, trauma masa kecil, masalah psikologis, hingga hilangnya rasa cinta akibat merasa tidak dihargai, tidak diperhatikan, atau tidak mendapatkan kepuasan seksual, bisa pemicu hilangnya kesetiaan.

Walaupun tidak selalu terjadi, pria dikatakan memiliki kecenderungan untuk tidak setia dibandingkan dengan perempuan. Saat mulai tidak setia, ada beberapa tanda yang bisa dikenali, yaitu:

  1. Perubahan sikap dan komunikasi yang drastis

Waspadai jika pasanganmu melakukan perubahan yang drastis. Sebagai contoh, selama ini ia lebih suka menggunakan kaos di rumah sambil menonton televisi pada waktu luang, tetapi tiba-tiba ia rajin membentuk tubuh ke gym dan berpakaian trendi tanpa didasari alasan yang jelas.

Kamu juga patut curiga bila komunikasi yang selama ini berlangsung baik dan supportif menjadi berubah, misalnya ia jadi sering mengabaikan ucapanmu, menghindari pembicaraan, menjadi sangat kritis, dan bersikap pasif-agresif.

  1. Menghabiskan banyak waktu di luar rumah

Mungkin menjadi hal wajar bila pasangan sering beraktivitas di luar rumah. Namun, kamu perlu curiga bila ia enggan menjawab atau emosinya memuncak ketika kamu menanyakan lebih detail hal-hal apa saja yang dilakukannya saat di luar rumah.

Selain itu, seseorang yang mulai tidak setia dan bisa berujung pada perselingkuhan biasanya punya periode waktu yang tidak bisa dihubungi sama sekali. Alasannya bisa aja sedang meeting atau mengemudi. Padahal, mungkin saja ia sedang bersama wanita lain.

  1. Kehidupan seksual berubah

Saat pria tidak setia, hubungan seksual yang selama ini bergairah bisa berubah jadi hambar, tidak ada keintiman, atau malah jadi muncul hal-hal baru yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan.

Kamu juga harus curiga jika tiba-tiba kamu mengalami tanda dan gejala yang bisa mengarah ke penyakit menular seksual, misalnya tiba-tiba kamu mengalami keputihan yang tidak normal, merasa nyeri hebat saat berhubungan seksual, atau muncul bintil-bintil seperti herpes di area kelamin.

  1. Masalah keuangan

Uang belanja atau tabungan berkurang, ada tagihan kartu kredit yang berlebihan dan rasanya tidak wajar, adanya riwayat pemesanan tiket pesawat dan hotel tanpa kamu ketahui, bisa jadi beberapa tanda bahwa pasangan mulai tidak setia atau justru berselingkuh.

  1. Lebih tertutup dan sering asik sendiri dengan gadget

Pria yang sedang selingkuh maupun melakukan micro cheating biasanya lebih tertutup dan sering menghabiskan waktu dengan gadget-nya. Kecurigaanmu bisa semakin terbukti kalau ia selalu berusaha menghentikan aktivitasnya dengan gadget saat kamu berada di dekatnya.

Selain itu, pria yang mulai tidak setia juga akan mengaktifkan kata sandi pada handphone-nya, yang sebelumnya tidak pernah ia lakukan atau mengganti password media sosialnya secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas.

Gejala Kolesterol Rendah yang Patut Dikenali

Kolesterol rendah mungkin kondisi yang jarang Anda dengar. Gejalanya pun cukup sulit untuk dikenali. Namun, apakah ada keluhan yang bisa timbul saat seseorang mengalami kolesterol rendah? Simak penjelasannya berikut ini.

Selama ini, kita mungkin sering dengar seputar kolesterol tinggi, baik dari penyebab maupun bahaya dari kondisi ini. Beberapa orang bahkan memilih untuk menghindari makanan yang berlemak dan mengandung kolesterol karena takut dengan peningkatan kadar kolesterol.

Kolesterol rendah sering dikatakan lebih baik dibandingkan dengan kolesterol tinggi. Padahal, kolesterol tidak selamanya berefek negatif. Dalam jumlah yang cukup kolesterol berperan penting untuk membantu produksi vitamin D, pembentukan hormon, dan proses pencernaan bahan makanan tertentu.

Seseorang dikatakan mengalami kolesterol rendah jika kadar kolesterol total dalam darahnya kurang dari 120 mg/dL atau kadar kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) kurang dari 50 mg/dL.

Cara Mengatasi Kolesterol Rendah
Untuk mengetahui kadar kolesterol dalam darah, dokter akan menganjurkan Anda melakukan tes darah. Jika kadar kolesterol rendah, dokter akan mengevaluasi gaya hidup yang Anda dijalani atau obat-obatan yang sedang Anda konsumsi.

Jika disebabkan oleh penggunaan obat penurun kolesterol, dokter mungkin akan mengevaluasi terapi yang diberikan.

Jika berhubungan dengan pola makan dan gaya hidup dokter menyarankan Anda untuk menerapkan pola hidup sehat, termasuk mengonsumsi makanan yang mengandung lemak sehat seperti biji-bijian, kacang-kacangan, alpukat, ikan salmon, dan ikan kembung.

Gejala kolesterol rendah yang tidak khas membuat kondisi ini sering kali tidak terdeteksi. Jadi, jika Anda berisiko untuk mengalami kolesterol rendah, misalnya karena diet atau konsumsi obat tertentu, lakukan pemeriksaan rutin ke dokter.

Inilah Cara Mengobati Kuku Cantengan

Kuku cantengan biasanya menimbulkan rasa sakit sehingga diperlukan pengobatan yang tepat. Cara mengobati kuku cantengan bisa dilakukan dengan perawatan rumahan untuk meredakan gejala yang muncul, maupun dengan operasi pencabutan kuku yang dilakukan oleh dokter jika kondisi kuku cantengan tergolong parah.

Kuku cantengan terjadi ketika ujung kuku atau sisi kuku tumbuh ke dalam kulit jari-jari kaki. Kondisi ini umumnya disertai dengan beberapa gejala, seperti nyeri, bengkak, dan penumpukan cairan di kulit yang berdekatan dengan kuku kaki. Gejala-gejala tersebut bisa memburuk jika kuku cantengan tidak diobati.

Jika perawatan di rumah tidak menunjukkan perbaikan atau justru menimbulkan infeksi pada kuku cantengan, disarankan untuk pergi ke dokter guna mendapatkan penanganan yang sesuai. Infeksi pada kuku cantengan dapat ditandai dengan terbentuknya nanah dan kulit terasa hangat serta memerah.

Berikut ini adalah cara mengobati kuku cantengan oleh dokter:

Operasi pencabutan sebagian kuku
Dokter biasanya akan melakukan operasi pencabutan sebagian kuku jika kondisi kuku cantengan mengalami infeksi. Sebelum dilakukan pencabutan sebagian kuku yang tumbuh ke dalam kulit, dokter akan memberikan suntik anestesi lokal agar pasien tidak merasakan sakit saat operasi dilakukan.

Prosedur ini diketahui efektif dalam mencegah kuku cantengan kembali lagi di kemudian hari. Kuku akan tumbuh kembali dalam waktu 2–4 bulan setelah operasi.

Operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringannya
Jika kuku cantengan terjadi berulang kali pada jari kaki yang sama, dokter akan melakukan operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringan di bawahnya. Selain itu, prosedur ini juga dilakukan jika penyebab kuku cantengan adalah penebalan kuku.

Setelah operasi pencabutan seluruh kuku dan jaringannya dilakukan, dibutuhkan waktu lebih dari setahun untuk kuku tumbuh kembali.

Jika jari kaki bengkak atau terasa nyeri setelah operasi, dianjurkan untuk mengonsumsi obat pereda nyeri dan menggunakan kompres air dingin selama beberapa menit. Selain itu, posisikan jari kaki lebih tinggi dari tubuh selama 12–24 jam dan hindari aktivitas yang dapat memicu cedera pada jari kaki.

Kenali Mitos dan Fakta Seputar Susu UHT

Banyak mitos beredar seputar susu UHT. Salah satunya adalah anggapan bahwa kandungan gizi di dalam susu UHT berkurang karena diproses dengan temperatur yang sangat tinggi untuk membunuh bakteri dan jamur. Bagaimana fakta yang sebenarnya?

Susu UHT merupakan susu pasteurisasi yang menggunakan teknologi ultra-high temperature. Dalam prosesnya, susu akan dipanaskan hingga suhu di atas 138oC selama 1–2 detik. Setelah itu, susu akan dikemas secara steril dan tertutup rapat.

Jika disimpan dalam suhu sekitar 30–37oC, susu UHT bisa bertahan selama 16–20 minggu. Sementara jika disimpan di suhu 4–20oC, susu UHT dapat bertahan selama 40–52 minggu. Namun, pastikan kemasan susu tidak terbuka selama masa penyimpanan agar susu UHT tidak rusak.

Mitos dan Fakta Terkait Susu UHT
Karena susu UHT diolah secara khusus sebelum dipasarkan, banyak yang menganggap kandungan gizi dan tingkat keamanan susu UHT lebih rendah jika dibandingkan susu segar.

Berikut ini adalah beberapa mitos dan fakta yang harus Anda ketahui mengenai susu UHT:

  1. Susu UHT tidak efektif untuk mencegah osteoporosis

Banyak yang menganggap bahwa susu segar jauh lebih efektif dalam mencegah penyakit osteoporosis. Namun, anggapan tersebut hanya mitos belaka. Belum ada penelitian yang mendukung klaim-klaim tersebut.

Faktanya, konsentrasi kalsium dalam susu dan produk segar lainnya tidak akan berkurang hanya karena proses pasteurisasi. Susu UHT justru mengandung 30% kalsium harian yang diperlukan oleh tubuh.

Penelitian lain juga dilakukan dengan menggunakan air susu ibu (ASI), di mana ASI yang dipanaskan tidak menunjukkan adanya perbedaan dalam proses penyerapan asam amino, kalsium, fosfor, dan natrium pada bayi prematur.

  1. Kandungan nutrisi dalam susu UHT berubah drastis

Proses pemanasan dengan suhu tinggi banyak menimbulkan kekhawatiran, terutama nutrisi dalam susu UHT yang ditakutkan akan berkurang.

Faktanya, nutrisi dalam susu UHT tidak berkurang sama sekali. Konsumsi susu UHT justru dapat menurunkan risiko keracunan makanan, karena proses pemanasan dapat membunuh bakteri jahat atau patogen penyebab infeksi di dalam susu.

  1. Susu UHT mengalami perubahan kandungan lemak dan protein susu

Selain kandungan nutrisi, proporsi protein dan lemak dalam susu UHT juga sering dipertanyakan. Faktanya, proses pemanasan menggunakan teknologi UHT memang akan mengubah kandungan lemak dan protein pada susu.

Namun, perubahan kandungan lemak dan protein pada susu UHT ini hanya sedikit, sehingga tidak signifikan dalam memengaruhi asupan gizi yang akan diserap oleh tubuh. Bahkan, jika dibandingkan dengan susu murni, lemak dalam susu yang dipanaskan dalam suhu tinggi lebih mudah dicerna oleh tubuh.

Lemak susu sendiri memengaruhi nilai gizi susu karena di dalamnya terkandung sebagian besar vitamin A, D, E, K, dan kalsium. Untuk mengetahui kandungan gizi sebuah produk susu secara lebih lengkap, jangan lupa membaca label nutrisi yang tertera di kemasan dengan saksama.

  1. Susu segar lebih sehat daripada susu UHT

Susu segar lebih sehat daripada susu UHT? Ini hanya mitos. Faktanya, susu segar dan susu UHT memiliki kandungan gizi yang tidak jauh berbeda. Bahkan, susu UHT memiliki keunggulan dibandingan susu segar dalam menurunkan risiko terkena penyakit tertentu.

Proses sterilisasi susu dengan pemanasan akan membunuh bakteri penyebab penyakit seperti E.coli dan Salmonella, sehingga risiko Anda untuk terkena infeksi akibat konsumsi susu bisa berkurang.

Manfaat Vitamin C untuk Kulit Sehat

Vitamin C merupakan salah satu nutrisi penting agar kulit tetap sehat dan terlindung dari kerusakan. Manfaat vitamin C untuk kulit bisa didapatkan dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C atau menggunakan produk perawatan kulit yang mengandung vitamin C.

Fungsi kulit sangatlah penting bagi tubuh. Organ ini berfungsi mengatur suhu dan keseimbangan cairan tubuh, menghasilkan vitamin D, serta membantu tubuh merasakan sensasi sentuhan, suhu panas, maupun dingin. Kulit juga melindungi tubuh dari cedera, infeksi, dan paparan radiasi, seperti sinar ultraviolet (UV).

Kulit membutuhkan nutrisi seimbang untuk tetap sehat dan berfungsi dengan baik. Nutrisi ini meliputi protein, air, lemak tak jenuh atau lemak sehat, serta aneka vitamin. Di antara nutrisi tersebut, vitamin C adalah salah satu jenis vitamin yang sangat penting bagi kulit.

Manfaat Vitamin C untuk Kulit

Berikut ini adalah beberapa manfaat utama vitamin C untuk kulit:

  1. Mencegah kerusakan akibat radikal bebas

Vitamin C adalah salah satu sumber antioksidan yang baik. Zat ini dapat mencegah dan melindungi kulit dari kerusakan sel dan jaringan, akibat paparan radikal bebas yang dapat menyebabkan penuaan dini pada kulit.

  1. Menunjang produksi kolagen

Salah satu manfaat utama vitamin C untuk kulit adalah menunjang produksi kolagen. Kolagen merupakan sejenis protein yang berperan penting dalam memberikan elastisitas dan kelenturan kulit, serta mendukung proses penyembuhan luka alami pada kulit.

  1. Melindungi kulit dari kerusakan akibat paparan sinar matahari

Kulit bisa mengalami kerusakan jika terlalu sering terpapar sinar matahari dalam waktu lama. Namun, kerusakan ini bisa dicegah berkat adanya vitamin C pada kulit.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa vitamin C memiliki sifat antioksidan dan antiradang. Zat ini terbukti efektif dalam mencegah kerusakan dan mengurangi peradangan pada kulit akibat paparan sinar matahari. Vitamin C juga diduga dapat membantu mencegah terbentuknya flek hitam pada kulit.

  1. Menurunkan risiko terkena kanker kulit

Semakin tua usia seseorang, maka kulitnya akan semakin rentan mengalami kerusakan. Jika ada faktor risiko lain, seperti sering terpapar sinar matahari dalam jangka panjang, maka kerusakan kulit tersebut bisa menyebabkan terjadinya kanker kulit.

Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa efek antioksidan dan antiradang pada vitamin C ternyata juga baik untuk memperbaiki jaringan kulit yang rusak. Efek ini juga diduga turut berperan dalam mencegah terjadinya kanker kulit.

Karena banyak manfaat yang bisa diperoleh dari vitamin C untuk kulit, maka nutrisi ini penting untuk diperoleh secara rutin setiap hari.